PROFIL

Dinas Kelautan & Perikanan

Tentang Dinas Kelautan dan Perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara harus mencapai tujuan.Tujuan merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai lima tahun ke depan. Adapun tujuan jangka menengah Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2016-2021 ditetapkan sebagai berikut :

  1. Mengembangkan kapasitas sumberdaya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat perikanan dan kelautan.
  2. Meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan usaha kelautan dan perikanan dalam perdagangan regional, nasional dan internasional.
  3. Mengoptimalkan pengelolaan ruang dan konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan serta kemitraan antar pemangku kepentingan (stakeholders) bidang kelautan dan perikanan.

Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh instansi dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu lebih pendek dari tujuan. Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategis yang akan dicapai secara nyata melalui penetapan kebijakan, program dan kegiatan sehingga dapat memberi arah terhadap alokasi sumberdaya yang telah dipercayakan kepada instansi yang bersangkutan.

Berdasarkan pernyataan Tujuan Jangka Menengah di atas maka ditetapkanlah Sasaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2016-2021 sebagai berikut:

  1. Meningkatnya akuntabilitas kinerja organisasi.
  2. Meningkatnya tingkat pendapatan nelayan, pembudidaya dan pengolah.
  3. Meningkatnya PAD sektor kelautan dan perikanan.
  4. Meningkatnya pertumbuhan PDRB Kelautan dan Perikanan.
  5. Meningkatnya mutu dan diversifikasi produk kelautan dan perikanan.
  6. Meningkatnya pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan.

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara dapat dilihat pada Tabel 4.2. sebagai berikut:

Tabel 4.1. Keterkaitan Tujuan dan Sasaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara

Tujuan

Sasaran

  1. Mengembangkan kapasitas sumberdaya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat kelautan dan perikanan

 

  1. Meningkatnya akuntabilitas kinerja organisasi.
  1. Meningkatnya tingkat pendapatan nelayan, pembudidaya dan pengolah
  1. Menurunkan Jumlah Masyarakat Kelautan dan Perikanan Yang Berada Dibawah Garis Kemiskinan.
  1. Meningkatnya pertumbuhan PDRB Kelautan dan Perikanan.
  1. Meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan usaha kelautan dan perikanan dalam perdagangan regional, nasional dan internasional
  1. Meningkatnya mutu dan diversifikasi produk kelautan dan perikanan.
  1. Mengoptimalkan pengelolaan ruang dan konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan serta kemitraan antar pemangku kepentingan (stakeholders) bidang kelautan dan perikanan.
  1. Meningkatnya pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan.

 

Strategi dan Kebijakan

Dalam upaya mewujudkan Tujuan dan Sasaran pembangunan Kelautan dan Perikanan diperlukan Strategi Pembangunan yang terencana dan terukur yang akan dilaksanakan dalam 5 (lima) tahun kedepan. Strategi Pembangunan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara periode 2016–2021 berpedoman pada pencapaian Tujuan dan Sasaran Pembangunan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Berkaitan dengan Tujuan dan Sasaran Pembangunan Kelautan dan Perikanan, maka ditetapkan Strategi Pembangunan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2016-2021 sebagai berikut :

  1. Pembangunan dan Pengembangan  Kapasitas Masyarakat Kelautan dan Perikanan Berbasis Kawasan.

Pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan secara optimal melalui pengembangan berbasis kawasan dimaksudkan agar pembangunan kelautan dan perikanan lebih fokus dan terarah.

  1. Penguatan Kelembagaan, Sumberdaya Manusia (SDM) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek).

Peningkatan daya saing produk keluatan dan perikanan melalui peningkatan kualitas produk yang dapat dicapai dengan penguatan kelembagaan, peningkatan SDM dan pemanfaatan Iptek.

  1. Optimalisasi Pengawasan dalam Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Berbasis Masyarakat

Pengelolaan kawasan konservasi serta pengawasan terhadap kegiatan illegal fishing mutlak diperlukan untuk menghindari ancaman degradasi terhadap lingkungan Sumberdaya ikan.  Masyarakat sebagai elemen penting dalam pengelolaan lingkungan sumberdaya ikan harus dilibatkan secara aktif.

Selanjutnya, kebijakan yang akan dilakukan dalam rangka melaksanakan strategi pembangunan kelautan dan perikanan adalah :

  1. Penyediaan infrastruktur, sarana dan prasarana berbasis wilayah pengembangan kelautan dan perikanan.
  2. Penyediaan data dan Informasi yang efektif dan efisien melalui identifikasi dan monitoring serta evaluasi pembangunan kelautan dan perikanan.
  3. Meningkatkan koordinasi perencanaan pembangunan dengan stakeholders untuk mewujudkan integrasi, sinkronisasi, dan sinergi dalam perencanaan dan penganggaran.
  4. Memperluas kesempatan kerja dengan diversifikasi, intensifikasi dan ekstensifikasi usaha di bidang kelautan dan perikanan.
  5. Meningkatkan sosialisasi terhadap manfaat produk kelautan dan perikanan.
  6. Meningkatkan sarana dan prasarana pengolahan produk kelautan dan perikanan
  7. Perluasan promosi terhadap produk kelautan dan perikanan.
  8. Pengembangan sistim kemitraan dan industrialisasi dalam pengelolaan dan pemasaran produk kelautan dan perikanan.
  9. Penguatan manajemen pengolahan dan pemasaran produk kelautan dan perikanan.
  10. Meningkatkan sarana dan prasarana pengelolaan kawasan konservasi kelautan dan perikanan.
  11. Meningkatkan kapasitas masyarakat perikanan dan kelautan dalam pengelolaan sumberdaya wilayah.
  12. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemanfaat sumberdaya kelautan dan perikanan.
  13. Meningkatkaan koordinasi dengan stakeholder terkait guna mewujudkan integrasi, sinergi dan sinkronisasi dalam proses pengawasan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan.